Langgar Kebijakan dan Sebarkan Kebencian, Facebook Hapus Grup QAnon

JAKARTA – Facebook mengatakan kepada Reuters bahwa mereka telah menghapus Official Q/QAnon, sebuah grup dengan hampir 200. 000 anggota. Hal ini karena beberapa unggahan dilaporkan melanggar kebijakan terhadap pelecehan, kemuakan, dan kesalahan informasi yang berpotensi berbahaya.

Penutupan tersebut berlaku sejak 4 Agustus, tetapi tidak diungkapkan hingga 6 Agustus, dan kemudian baru dipublikasikan pada 7 Agusus. Perusahaan pula menambahkan bahwa mereka mengawasi grup QAnon lain di situs itu.

Kebijakan ini berlaku beberapa minggu setelah Twitter melarang ribuan akun menyebarkan teori konspirasi. Tidaklah mengherankan jika Facebook menjemput langkah ini.

Baca juga: Sejarah Singkat Melanggar Perkembangan Komputer

Mengutip dari Engadget, FBI menganggap QAnon sebagai kemungkinan sumber kekerasan. Perusahaan menginginkan agar dapat menghindari konten yang dapat membuat ancaman di dunia nyata, bagaikan “boogaloos”.

Pengingkaran berulang juga menunjukkan bahwa direktur grup tidak dapat atau tidak akan menghentikan pengguna untuk menyalahi aturan. Ini mungkin opsi yang lebih efektif daripada menghapus pribadi.

(ahl)

Loading…