Prosedur Isolasi OTG Covid-19, Mudah ataupun Sulit?

Angka kasus Covid-19 terus meningkat setiap harinya, termasuk di DKI Jakarta. Salah satu yang menjelma perhatian Pemerintah Provinsi DKI Jakarta adalah mengenai isolasi mandiri buat Orang Tanpa Gejala (OTG) Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan tubuh DKI Jakarta, Dr. Widyastuti mengungkapkan, Dinkes DKI Jakarta memantau peristiwa aktif harian sebagai bentuk perencanaan dan investigasi terhadap ketersediaan tempat tidur di rumah sakit maupun ruang isolasi yang ada di Wisma Atlet.

“Kasus di DKI Jakarta sekitar 50% dari kasus aktif adalah tanpa gejala, zona dari 50% kasus tanpa petunjuk ini tentunya yang membutuhkan tempat isolasi mandiri, ” ujar Widyastuti, Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta dalam siaran online di akun YouTube BNPB Indonesia 24 September 2020.

Terkait dengan adanya kejadian tanpa gejala atau Orang Tanpa Gejala (OTG) ini, Wisma Atlet Kemayoran memiliki 4 tower. 2 tower digunakan sebagai tempat buat pasien Covid-19 gejala ringan serta sedang.

“Untuk bagian isolasi mandiri terdapat sekira 3. 116, sekarang terisi pasien 2. 108 dan wisma atlet diperkirakan masih dapat menampung pasien tanpa gejala sekirar 1000-an pasien, ” jelas Kolonel CKM dr. Stefanus Dony, Kepala Kesehatan Kodam Jaya.

Baca Juga: Tabib Larang Oleskan Minyak Kayu Suci ke Masker, Kenapa?

Selanjutnya untuk prosedur flat isolasi mandiri ini tidak sulit. Kurang prosedurnya adalah rujukan dari puskesmas terdekat, pasien OTG membawa fakta tidak mampu untuk melakukan isolasi madiri. Selain itu, membawa buatan positif dari lab dan berpunya mandiri dalam melakukan kegiatan apapun sehingga tidak perlu bantuan dari orang lain.

Diharapkan kasus positif harian covid-19 semakin terus menurun. Oleh karena itu penerapan sosialisasi dalam pencegahan covid-19 ini seperti memakai masker, cuci tangan, dan jaga jarak sedang sangat diperlukan. Hal ini merupakan salah satu upaya untuk menekan angka kasus positif Covid-19 dalam Indonesia.

(hel)