Trik Menjaga Tubuh agar Tetap Sehat di Tengah Cuaca Ekstrem

PANDEMI virus corona atau Covid-19 dibarengi secara cuaca ekstrem yang melanda sebagian wilayah Indonesia membuat manusia lebih rentan terserang penyakit.

Memasuki pergantian musim radang ke musim penghujan, cuaca dalam Indonesia memang sulit untuk diprediksi. Terkadang cuaca bisa sangat pelik dan langsung turun hujan dengan tiba-tiba.

Beberapa penyakit seperti dehidrasi, kelelahan akibat panas, heat stroke, gangguan kesehatan saat beraktivitas dan bahkan kematian bisa terjadi semasa cuaca ekstrem.

Profesor dan Kepala Departemen Pengobatan Darurat di Universitas Arizona, dr. Samuel Keim menjelaskan dehidrasi adalah saat tubuh menggunakan atau kematian lebih banyak cairan daripada dengan dibutuhkan tanpa diganti.

“Dehidrasi sederhana peluang merupakan penyebab paling umum daripada masalah kesehatan akibat teriknya musim panas. Ketika suhu lebih sebab 90 derajat, tubuh mencoba untuk tetap dingin melalui mekanisme pelestarian, ” kata dr. Keim, melansir dari Health US News, Minggu (27/9/2020).

Dia mengingatkan hal paling penting zaman seseorang berkeringat, maka Anda menetapkan mengisi kembali cairan tersebut. Selain dehidrasi terdapat pula berbagai macam penyakit yang ditimbulkan akibat cuaca ekstrem.

Untuk meminimalisir hal tersebut dr. Keim memberikan beberapa tips yang mampu dilakukan untuk mengatasi suhu panas saat cuaca ekstrem, antara lain:

1. Menggunakan pakaian longgar, ringan dan beragam terang, dan tambahkan topi.

2. Tetap terhidrasi.

3. Carilah perlindungan dari panas terik.

4. Hindari gerak berat dalam cuaca panas.

5. Pastikan diri dalam kondisi basah. Caranya dengan mandi atau berendam, di bak renang atau danau.

6. Menggunakan AC bila memungkinkan.

7. Nyalakan kipas angin.

8. Beristirahatlah di pada ruangan.

 

Baca juga: Keistimewaan Keju, Cegah Kerusakan Gigi hingga Turunkan Risiko Penyakit Jantung Koroner

(ahl)