Tiap Negara Miliki Paspor dengan Warna Berbeda, Ini Alasannya

PASPOR menjadi dokumen resmi dengan dikeluarkan pejabat berwenang dari sepadan negara. Paspor memuat identitas pemiliknya. Paspor berlaku untuk melakukan penjelajahan antarnegara.

Di di dalam paspor berisi biodata pemegangnya yang meliputi foto, tanda tangan, wadah dan tanggal kelahiran, dan keterangan kebangsaan. Ada juga beberapa keterangan lain mengenai identifikasi individual.

Baca juga: Desain Keren Paspor Norwegia, Bisa Menyala di Kolong Sinar UV 

Paspor yang umum digunakan dalam seluruh dunia selalu menggunakan empat warna yaitu biru, merah, hijau, dan hitam. Banyak orang menyuarakan warna ini digunakan karena tersedia aturan yang mengaturnya. Tetapi faktanya tidak ada hal khusus untuk menentukan warna paspor.

Paspor. (Foto: Kelly Sikkema/Unsplash)

Warna biru, merah, dan hijau yang dimanfaatkan oleh banyak negara cenderung bertambah gelap. Alasannya karena warna itu lebih terkesan resmi. Warna gelap juga cenderung tidak menunjukkan keausan dan kotoran.

Dinukil dari Mental Floss , Selasa (24/11/2020), Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO) mengonfirmasi kalau tidak ada aturan khusus di hal warna sampul paspor.

Baca juga: 4 Tips agar Foto di Paspor atau SIM Terlihat Keren 

Terkadang ada makna tertentu di balik warna paspor yang digunakan suatu negara. Misalnya sebagian besar negara berpenduduk Muslim menggunakan paspor warna hijau karena itu dinilai sangat penting dalam petunjuk Islam.

Dahulu Amerika Serikat pernah menggunakan paspor warna hijau, tepatnya pada 1941 tenggat 1976. Hal ini untuk membuktikan penghormatan khusus kepada Benjamin Franklin.