Cara Mencegah agar Tidak Terkena Aib Mematikan

Penyakit tidak menular (PTM) seringkali diabaikan sebagian masyarakat. Mereka justru lebih aware tehadap berbagai keburukan menular seperti virus corona Covid-19. Padahal PTM ini justru lebih berbahaya dan menyumbang angka kematian yang cukup besar di dunia.

Sebelumnya World Health Organization telah merilis daftar penyakit mematikan di dunia. Walaupun demikian, masyarakat diimbau untuk tak khawatir. Sebab penyakit-penyakit ini memang dapat dicegah sejak dini dengan pola hidup yang sehat. Merangkum dari Health Line, Jumat (4/12/2020), berikut ulasannya.

  penyakit jantung

1. Penyakit jantung iskemik atau penyakit arteri koroner

  Keburukan jantung koroner (PJK) terjadi ketika pembuluh darah yang memasok darah ke jantung menyempit. Anda dapat mencegah CAD dengan obat-obatan & dengan menjaga kesehatan jantung.

Beberapa langkah yang dapat Anda lakukan untuk mengurangi risiko meliputi olahraga secara teratur, menggembala berat badan yang sehat, dahar makanan seimbang yang rendah natrium dan tinggi buah-buahan dan sayuran, menghindari merokok, dan banyak minum air putih.

 

2. Stroke

Beberapa faktor risiko stroke mampu dikurangi dengan perawatan pencegahan, pengobatan, dan perubahan gaya hidup. Dengan umum, penerapan kesehatan yang jalan dapat menurunkan risiko Anda.

Metode pencegahan stroke mungkin termasuk mengontrol tekanan darah tinggi dengan obat-obatan atau proses. Anda juga harus menjaga gaya hidup sehat, lengkap dengan gerak teratur dan pola makan segar yang rendah natrium. Hindari merokok, dan minum secukupnya saja, karena aktivitas ini meningkatkan risiko stroke.

 

3. Infeksi saluran pernapasan bawah

Salah satu tindakan pencegahan terbaik yang dapat dilakukan terhadap infeksi saluran pernapasan bagian bawah adalah melakukan vaksinasi flu pada setiap tahun. Orang yang berisiko tinggi terkena pneumonia juga bisa mendapatkan vaksin.

Cuci tangan secara teratur dengan sabun & air untuk menghindari bakteri menular, terutama sebelum menyentuh wajah dan sebelum makan. Tetap di panti dan istirahat sampai Anda merasakan lebih baik jika Anda menemui infeksi pernapasan, karena istirahat meningkatkan penyembuhan.

4. Penyakit paru obstruktif kritis (PPOK)

Tak ada obat untuk PPOK, tetapi perkembangannya dapat diperlambat dengan pengobatan. Cara terbaik untuk mencegah PPOK adalah berhenti merokok dan menghindari asap rokok orang lain pengantara iritasi paru-paru lainnya. Jika Kamu mengalami gejala PPOK, mendapatkan pembelaan sesegera mungkin akan jauh bertambah baik.

Mengucapkan juga: 4 Tips Berteman secara Mantan Tanpa Baper

5. Kanker pernapasan

Selain menghindari asap dan keluaran tembakau, tidak diketahui apakah tersedia hal lain yang bisa dilakukan untuk mencegah kanker paru-paru. Namun, deteksi dini dapat meningkatkan pendirian Anda dan mengurangi gejala kanker pernapasan.

(DRM)